Cara Mudah Memperbaiki IMEI Null / Mengganti IMEI Samsung via Octoplus

Cara memperbaiki IMEI null / Mengganti IMEI Samsung – Hello Sobat Belajar Androidku! Pernahkah Kalian menjumpai IMEI null atau IMEI invalid pada ponsel Android Kalian?? Yup, tentu rasanya sangat menjengkelkan. IMEI null atau Invalid mengakibatkan ponsel Android tidak bisa menelpon, mengirim SMS dan mengakses internet via data seluler, bahkan jaringan/base band akan hilang alias sinyal lenyap entah kemana.

IMEI null/invalid atau IMEI tidak sesuai bisa disebabkan karena rusaknya base band atau karena modifikasi/oprek Android, seperti flash ulang, install cutom ROM dan lain sebagainya. Untuk repair IMEI ponsel berchipset mediatek atau qualcomm solusinya lumayan mudah. Lihat cara memperbaiki IMEI null/invalid Mediatek dan cara memperbaiki IMEI null/invalid Qualcomm. Namun khusus ponsel Samsung lumayan sulit menemukan untuk menemukan panduan repair IMEI-nya. Tenang saja, akhirnya aku menemukan beberapa artikel dan forum membahas cara memperbaiki/repair/mengganti IMEI ponsel Samsung Galaxy yaitu menggunakan aplikasi Octoplus. Walaupun metode ini tidak 100% berhasil pada semua perangkat Samsung tapi tidak ada salahnya mencoba. Sebenarnya aplikasi ini memiliki banyak fungsi namun yang kita bahas kali ini khusus cara memperbaiki/mengganti IMEI Samsung dengan Octoplus. Oke langsung ke TKP sadja!

Alat dan Bahan untuk Memperbaiki IMEI Null/ Mengganti IMEI Samsung via Octoplus

  • Ponsel Samsung Galaxy yang sudah di-root (rooted), ini hukumnya wajib! Jika belum silahkan tanya mbah Google, Oke?
  • Komputer/PC
  • Kabel USB yang sehat wal alfiat
  • Driver Samsung/Driver ADB
  • Aplikasi Octoplus dan Crack/Loader-nya
  • Niat dan keyakinan, wkwk..

Cara Mempebaiki IMEI Null / Mengganti IMEI Samsung via Octoplus

  1. Setelah semua bahan telah diunduh, lanjutkan dengan mengekstrak Octoplus dan Crack/Loader-nya
  2. Install Driver Samsung/ Driver ADB seperti biasa ke komputer/PC
  3. Install aplikasi Octoplus seperti biasa ke komputer/PC
  4. Jalankan crack/loader-nya, caranya pindahkan file crack (Octopus Samsung Loader.exe) ke folder instalasi Octoplus (C:/Program Files/Octoplus/Octoplus_Samsung), lalu klik kanan pada Octopus Samsung Loader.exe, pilih Run as Administrator
    Catatan: Fungsi dari crack/loader adalah untuk menjadikan aplikasi Octoplus full version karena sebenarnya ini adalah aplikasi berbayar maka jika punya banyak duit silahkan membelinya secara resmi
  5. Sekarang aktifkan mode USB Debugging pada ponsel Samsung Galaxy. Caranya lihat saja di Google atau Youtube
  6. Selanjutnya sambungkan ponsel Samsung Galaxy ke komputer/PC melalui kabel USB. Pastikan ponsel dan driver terdeteksi dengan baik
  7. Kemudian jalankan aplikasi Octoplus
  8. Setelah jendela Octoplus terbuka, pilih tab Qualcomm
    cara memperbaiki IMEI null atau mengganti IMEI Samsung via Octoplus
  9. Berikutnya pada bagian Phone Model, pilihlah tipe Samsung yang sesuai. Di sini dicontohkan menggunakan GT-N7000
  10. Pada bagian Actions, pilih tab Repair IMEI/SN
    cara memperbaiki IMEI null atau mengganti IMEI Samsung via Octoplus
  11. Ketikkan nomor IMEI yang sesuai dengan angka di belakang baterai pada bagian IMEI A (XXXXXXXXXXXX), lalu tekan tombol IMEI A fix. Perhatikan prosesnya di bagian Log.
    Jika proses gagal, pastikan ponsel terdeteksi dengan baik oleh komputer/PC dan ponsel sudah benar-benar rooted
  12. Ketika proses writing IMEI selesai maka ponsel Samsung Galaxy akan langsung reboot. Coba cek kembali IMEI melalui dialer *#06#. Semoga berhasil!

Untuk lebih jelasnya bisa melihat video tutorial di bawah ini:

Demikian panduan cara memperbaiki IMEI null atau mengganti IMEI Samsung via Octoplus. Tentunya panduan ini masih jauh dari sempurna. Jika kalian memiliki pertanyaan atau pengalaman yang lebih baik silahkan berbagi di kolom komentar. Terima kasih.

 

Cara Mudah Flash Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270) via Odin

Cara Flash Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270) dan Firmwarenya – Hello Sobat Belajar Androidku.. Masih seputar flash ulang. Setelah sebelumnya kita banyak membahas flash ulang pada ponsel Lenovo dan Asus. Kali ini untuk ponsel Samsung, khususnya cara flash Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270) via Odin. Flash ulang firmware diperlukan jika ponsel mengalami beberapa masalah seperti:

  • Samsung Galaxy Ace 3 bootloop
  • Samsung Galaxy Ace 3 sering hang/lambat
  • Samsung Galaxy Ace 3 sering restart acak
  • Samsung Galaxy Ace 3 Lupa sandi atau password
  • Dan lain sebagainya

Karena prinsip flash ulang adalah memasang kembali firmware/software dari ponsel itu sendiri maka ponsel akan terasa seperti baru. Oke, tanpa basa-basi mari kita langsung lihat bagaimana tahapannya!

cara Flash Samsung Galaxy Ace 3

Alat dan Bahan untuk Flash Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270)

Cara Flash Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270)

  1. Setelah semua bahan di atas (Driver, Firmware, Odin)sudah diunduh, lanjutkan dengan mengekstraknya
  2. Kemudian install Driver Samsung Android pada PC/Komputer
  3. Sekarang matikan ponsel Samsung Galaxy Ace 3, lalu hidupkan kembali ke Mode Download. Caranya tekan dan tahan tombol Power + Volume Bawah + Home secara bersamaan sampai ponsel bergetar. Setelah berhasil masuk ke Mode Download maka akan tampil seperti di bawah ini:
    cara Flash Samsung Galaxy Ace 3
  4. Berikutnya tekan tombol Volume Atas
  5. Lanjutkan dengan menyambungkan ponsel ke PC/komputer melalui kabel USB. Tunggu proses instalasi driver selesai
  6. Kemudian buka folder Odin yang telah diekstrak sebelumnya, klin kanan pada Odin3 3.0.7.exe, lalu pilih Run as Administrator
  7. Setelah aplikasi Odin3 terbuka, pastikan Samsung Galaxy Ace 3 sudah terdeteksi oleh Odin3. Ditandai pada bagian ID:COM muncul port yang terhubung, contohnya 0:[COM7] dan pada bagian Message muncul pesan Added
    Catatan: Jika belum terdeteksi maka coba untuk menginstall kembali Driver Samsung Android
  8. Jika sudah terdeteksi, beri tanda centang pada bagian Auto Reboot dan F Time Reset
  9. Selanjutnya pilih tombol PDA atau AP, lalu cari lokasi firmware tersimpan (nama file firmwarenya S7270XXUANA2_S7270OLBANA2_S7270XXUANA2_HOME.tar.md5). Tunggu beberapa saat sampai proses verifikasi md5 selesai, ditandai muncul pesan Leave CS
    cara Flash Samsung Galaxy Ace 3
  10. Untuk memulai proses flashing tekan tombol Start. Proses akan berjalan, tunggu beberapa menit sampai selesai. Koneksi kabel USB jangan sampai terputus
  11. Jika proses telah selesai maka akan muncul pesan Pass dan ponsel akan reboot otomatis. Setelah ponsel reboot langsung matikan ponsel dengan cara melepas baterai
    cara Flash Samsung Galaxy Ace 3
  12. Hidupkan kembai ponsel ke Mode Recovery. Caranya tekan dan tahan tombol Power + Volume Atas + Home secara bersamaan
  13. Setelah masuk Mode Recovery, lakukan Wipe Data/Factory Reset. Caranya pilih Wipe data/Factory reset > Yes, lalu tunggu prosesnya selesai. Setelah itu pilih Reboot system now
    Catatan: Dalam Mode Recovery navigasi naik dan turun menggunakan tombol Volume dan untuk memilih menggunakan tombol Power
  14. Selamat! Samsung Galaxy Ace 3 Kalian telah berhasil di-flash ulang.

Demikian panduan Cara Flash Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270) via Odin. Semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan atau pengalaman silahkan berbagi di kolom komentar. Terima kasih.

3 Cara Mudah Root Samsung Galaxy V (Terbukti Sukses)

Bagi Kamu pengguna ponsel Android tentu akan merasa kurang sempurna jika belum mendapatkan  akses root. Kenapa? Yup, karena dengan root kita akan mendapatkan akses untuk memaksimalkan performa Android. Tentu kita juga perlu hati-hati karena root juga memiliki resiko. Kali ini aku akan berbagi bagaimana cara root Samsung Galaxy V dengan 3 metode mudah, baik dengan PC atau tanpa PC.

Sebelum melakukan modifikasi, termasuk root selalu lakukan backup data personal untuk menghindari kemungkinan terburuk. Resiko akibat mengikuti panduan ini murni 1000% ditanggung oleh pengguna panduan, bukan oleh penulis. Do With Your Own Risk (DWYOR). Kuatkan hatimu sebelum menjadi opreker sejati, haha..

Dalam panduan ini menggunakan 3 cara root. 2 cara root Samsung Galaxy V tanpa menggunakan PC yaitu kita menggunakan aplikasi Kingo Root dan Framaroot. Untuk yang ke-3 cara root Samsung Galaxy V dengan menggunakan PC yaitu menggunakan aplikasi Odin. Cara ke-3 ini sekaligus memasang CWM atau TWRP pada Samsung Galaxy V. Oke langsung ke TKP saja!

Cara Root Samsung Galaxy V tanpa PC

#1 Root Samsung Galaxy V dengan Framaroot

  • Pertama Kamu perlu mengunduh aplikasi Framaroot melalui link ini
  • Setelah Framaroot diunduh, selanjutnya instal aplikasi tersebut ke ponsel Samsung Galaxy V
  • Selanjutnya buka aplikasi Framaroot. Perhatikan bagian “Select an action to execute after root”, ubah opsi di bawah tulisan itu menjadi “Install Super User”
  • Berikutnya pilih “Gandalf” dan tunggu proses root selesai
    Root Samsung Galaxy V
  • Jika sudah muncul pesan “superuser and su binary installed” artinya proses root sudah selesai
  • Jika muncul pemberitahuan “you have to reboot your device”, pilih “OK” maka ponsel akan reboot otomatis
  • Setelah ponsel masuk ke Home screen, perhatikan apakah sudah terdapat aplikasi SuperSU atau Superuser. Buka aplikasi itu, jika muncul pemberitahuan untuk memasang su binary maka pilih “OK”, kemudian pilih “Normal”
  • Selamat! Ponsel Samsung Galaxy V sudah Rooted

#2 Root Samsung Galaxy V dengan Kingo Root

  • Langkah pertama aktifkan akses internet ponsel Samsung Galaxy V, baik paket data seluler atau Wi-Fi (cara ini membutuhkan akses internet)
  • Unduh dan Instal aplikasi Kingo Root, file APK dapat diunduh di sini
  • Setelah itu buka aplikasi Kingo Root lalu pilih tombol “One Click Root”
  • Proses root akan berjalan, tunggu hingga prosesnya mencapai 100%. Perlu diingat, proses root akan memakan data internet sekitar 30 MB karena aplikasi ini perlu mengambil database root dari servernya
    Root Samsung Galaxy V
  • Jika proses root telah berhasil, Kamu akan menemukan aplikasi Kingo Super User di daftar aplikasi
    Root Samsung Galaxy V

Cara Root Samsung Galaxy V dengan PC

#3 Root Samsung galaxy V dengan Odin

  • Pertama unduh dan instal Samsung USB Driver ke PC/komputer, unduh di sini
  • Unduh recovery TWRP atau CWM (pilih salah satu yak) melalui link ini lalu simpan di PC/komputer
  • Unduh file Update Super SU V 1.94 melalui link ini, lalu letakkan di direktori terluar SD Card (jangan di dalam folder, hanya untuk mempermudah saja)
  • Unduh aplikasi Odin v3.09 melalui link ini, lalu simpan di PC/komputer
  • Ekstrak file Odin dan CWM/TWRP ke direktori/folder bebas, asal mudah ditemukan
  • Berikutnya matikan ponsel Samsung Galaxy V , kemudian hidupkan lagi ke mode download, caranya tekan dan tahan tombol “Power + Home + Volume Bawah” secara bersamaan
  • Setelah layar menampilkan tanda peringatan (Warning), tekan tombol Volume Atas
  • Selanjutnya sambungkan ponsel ke PC/komputer melalui kabel USB
  • Buka aplikasi Odin, tunggu beberapa saat sampai bagian ID:COM sampai terisi
  • Kemudian beri tanda centang pada bagian AP atau PDA, jika Kamu menggunakan Odin versi lain silahkan menyesuaikan
  • Lalu cari dan pilih file TWRP atau CWM yang sebelumnya telah diunduh dan diekstrak
  • Setelah semua langkah di atas telah dilaksanakan, sekarang pilih tombol Start untuk memulai flashing recovery. Jika proses telah selesai maka ponsel akan reboot otomatis
    Root Samsung Galaxy V
  • Matikan lagi ponsel Samsung Galaxy V, lalu hidupkan lagi ke mode recovery (TWRP/CWM), caranya: tekan dan tahan tombol “Power + Home + Volume Atas” secara bersamaan
  • Setelah masuk mode recovery (CWM/TWRP), pilih menu Install zip
  • Lalu cari dan pilih file Update SuperSU.zip yang ada di SD Card, tunggu proses instalasinya selesai
  • Jika muncul pesan “fix supersu …” abaikan dan pilih Back
  • Setelah selesai, reboot ponsel Samsung Galaxy V ke system normal.
  • Selamat! Ponsel Samsung Galaxy V telah rooted

Catatan: Cara Download di ouo.io: buka linknya kemudian klik pada kotak “Saya bukan robot”, jika muncul capcha maka selesaikan capcha-nya (gambar). Tunggu 3 detik, klik Get Link. Have fun!

Demikian Panduan 3 cara mudah root Samsung Galaxy V. Jika ada pertanyaan atau pengalaman silakan menulisnya di kolom komentar. Terima kasih.

Cara Mudah Mengganti Font Android Tanpa Root

Hello Sobat, Kali ini Aku mau berbagi tips cara mudah mengganti font Android tanpa root. Dalam hampir semua kasus, font default di ponsel Android atau tablet sudah mencukupi yaitu Font Roboto. Font bawaan ini terlihat menyenangkan dan biasanya ukurannya sudah tepat untuk mendapatkan kenyamanan. Tapi, akan selalu ada pengguna Android yang ingin memilih beberapa jenis huruf lainnya. Mereka ingin mencoba berbeda dari umumnya pengguna Android. Dan akan selalu ada beberapa orang yang bermain-main dengan font perangkat Android mereka hanya untuk mendapatkan kesenangan.

Jika Kamu termasuk salah satu atau kedua kelompok itu, Kamu berada di tempat yang tepat. Hal yang bagus tentang Android adalah sebuah sistem operasi mobile yang sangat mudah disesuaikan. Bahkan memungkinkan Kamu untuk mengubah font yang digunakan oleh user interface-nya. Mengubah font Android tidak selalu mudah. Dalam banyak kasus, mengganti font Android memerlukan beberapa pengetahuan teknis.

Dalam panduan ini, Aku mencoba berbagi cara mudah mengganti font Android Tanpa Root. Sebenarnya cara mengganti font Android  bisa melalui 2 cara yaitu tanpa root dan dengan root. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Agar tidak bingung panduan dibagi menjadi dua. Untuk panduan pertama adalah cara mudah mengganti font Android Tanpa Root. Yang kedua adalah cara mudah mengganti font Android dengan Root.

Cara Mudah Mengganti Font Android Tanpa Root

Beberapa Ponsel Telah Memiliki Menu Khusus untuk Mengganti Font Android!

Sementara ROM stock Android tidak memiliki kemampuan untuk mengganti font Androidmu, banyak produsen telah menyesuaikan software mereka untuk mendukung fitur ini. Produsen ini termasuk perusahaan penting seperti Samsung, HTC dan LG.

mengganti font android tanpa root

Proses ini dapat berubah/berbeda tergantung pada ponsel yang Kamu gunakan. Ttetapi Kamu akan selalu dapat menemukan opsi mengganti font ini di dalam pengaturan. Opsi ini biasanya ada pada bagian Display (Layar). Dari sana Kamu dapat mengganti font yang digunakan oleh sistem, serta ukuran font.

Misalnya, beberapa perangkat Samsung Android membiarkan Kamu mengubah gaya/jenis font. Samsung telah memasukkan (pra-instal) beberapa font/huruf tambahan selain default, tetapi Kamu bisa mendapatkan lebih banyak font secara online melalui Google Play Store.

Mengaktifkan font baru hanya membutuhkan langkah singkat ke Pengaturan> Tampilan> Font Style . Hanya cukup tekan nama font yang Kamu inginkan, dan pastikan bahwa Kamu mengaturnya sebagai font sistem. Font/huruf akan langsung diganti seketika. Tidak perlu reboot/restart ponsel. Font yang dipilih akan ditampilkan ke seluruh antarmuka/user interface perangkat seperti jam pada status bar, menu sistem, dan bahkan pada pesan teksmu.

Launcher Selalu Menjadi Jawaban untuk Mengganti Font Android Tanpa Root

Apakah produsen ponselmu tidak memberikan menu khusus untuk mengganti font? Jangan khawatir. Salah satu cara mengganti font Android tanpa root adalah melalui aplikasi custom Launcher. Beberapa custom Launcher menggabungkan fungsi untuk mengganti font, sementara sebagian yang lain akan memerintahkan Kamu untuk menginstal tema.

mengganti font android tanpa root

Salah satu custom Launcher yang cukup terkenal yang menyediakan cara mengganti font adalah GO Launcher . Untuk mengubah gaya font di GO Launcher, lakukan hal berikut:

  1. Pindahkan file font TTF-mu ke telepon.
  2. Buka aplikasi GO Launcher.
  3. Temukan menu Tools dan bukalah.
  4. Tekan pada ikon Preferences.
  5. Gulir ke bawah untuk menemukan Personalization dan pilih.
  6. Ketuk  Font .
  7. Ketuk Select Font dan tekan pada font yang ingin Kamu gunakan.

mengganti font android tanpa root go launcher

Perubahan font akan segera terlihat. Tidak perlu reboot ponsel. Jika Kamu ingin lebih banyak font untuk digunakan oleh GO Launcher EX, silahkan download dan instal aplikasi GO Launcher Font .

Download Go Launcher

Mengganti Font Android dengan Aplikasi iFont

Aplikasi iFont juga dapat digunakan untuk mengubah font. Satu-satunya masalah adalah bahwa penggunaan aplikasi ini sangat terbatas dan hanya bekerja pada perangkat Samsung. Namun ini hanya pada sebagian kasus, tetapi saat ini pengembang juga telah mendukung ponsel Xiaomi, Meizu dan Huawei. Serta ponsel HTC, Sony dan Motorola yang telah di-root.

Pada pada ponsel yang belum di-root, menggunakan tab online iFont untuk mencari font yang tersedia. Untuk menggunakan font pada daftar, lakukan hal berikut:

  1. Aktifkan pemasangan aplikasi dari “Sumber tidak dikenal.” Pilihan ini biasanya dapat ditemukan di Pengaturan> Keamanan .
  2. Jalankan aplikasi iFont. Lalu buka tab online.
  3. Tekan pada nama font yang ingin Kamu instal.
  4. Ketuk tombol Download.
  5. Ketuk tombol Set. Atau pergi ke Pengaturan> Tampilan> Font Style . Font baru yang telah diinstal akan muncul di daftar.
  6. Tekan pada font baru untuk menggunakannya sebagai sistem font.
  7. Font segera diterapkan. Tidak diperlukan reboot ponsel.

mengganti font android dengan root ifont

Anda juga dapat menyalin font TrueType (TTF) dari PC ke direktori /sdcard/ifont/custom; font baru akan muncul pada tab Custom. Tapi, untuk dapat menginstal dan menggunakan font, Kamu akan memerlukan ponsel yang telah di-root. (Untuk panduan menggunakan aplikasi ini pada ponsel root, lihat lanjutan artikel ini.)

iFont gratis dan tidak menampilkan iklan. Aplikasi ini bekerja cukup baik pada beberapa ponsel (termasuk ponsel non-Samsung) yang telah diuji.

DOWNLOAD IFONT

Demikian artikel ini. Semoga bermanfaat. Jangan lupa melihat lanjutan artikel ini, Cara Mudah Mengganti Font Android dengan Root. Terima kasih.

Credit: Team AA (Android Authority)

Review Lengkap Samsung Galaxy J7 2016

Samsung Galaxy J7 2016 mewakili generasi baru dari ponsel Samsung dengan harga terjangkau:
dengan tampilan stylish, frame logam yang kokoh, dan bahkan dengan beberapa fitur premium  seperti shortcut kamera Quick Launch.

Dalam pasar ponsel Android sangat kompetitif, 5,5 ” Galaxy J7 2016 memiliki banyak saingan dan banyak kompetitor yang datang dengan harga yang jauh di bawah harga yang Samsung telah ditetapkan di sini.

Apakah merek Samsung, TouchWiz yang lebih halus dan kinerja Galaxy J7 2016 akan sesuai harapan? Mari Kita lihat reviewnya.

Review Lengkap Samsung Galaxy J7 2016

Kelengkapan dalam Kotak:

  • Galaxy J7 2016
  • Charger didin (5V – 1.55A)
  • Kabel USB to microUSB
  • Earbuds Samsung warna putih
  • User manual

Desain

Bingkai logam memang baik untuk dimiliki, tetapi desainnya terasa umum dan penutup belakang yang terbuat dari plastik terasa murah.

tampilan samsung galaxy J7 2016Galaxy J7 2016 merupakan evolusi atas tampilan tradisional plastik ponsel Samsung. Bahkan, simpanlah tentang bingkai logam, ponsel ini tampak seperti ponsel Samsung umumnya dengan kembali ke tata letak khas dengan grill speaker berwarna silver yang diperkenalkan pada tahun 2012, sekitar empat tahun yang lalu. Namun, bingkai logam membawa ukiran baru yang sering kita temui pada ponsel Samsung modern, jadi semua desain seakan-akan menyatu bersama-sama antara masa lalu dan masa kini.

Dari sudut pandang praktis, desain Galaxy J7 2016: kokoh, tanpa suara berdecit, solid, dan kembali sidik jari tidak membekas. Namun, penutup belakang dari plastik terasa jelas murah.

Tombol-tombol yang diletakkan dengan baik, meskipun: semua terbuat dari logam dan merasa sangat clicky dan nyaman untuk ditekan. Ada tombol kunci di sebelah kanan dan dua tombol volume terpisah di sebelah kiri, sementara di bagian depan ada tombol fisik tunggal (Home Key), tapi itu hanya tombol biasa – sayangnya tidak ada sensor sidik jari disini. Pada bagian bawah ponsel adalah port microUSB untuk pengisian.

Dalam hal ukuran dan bobot, Galaxy J7 tergolong seimbang untuk sebuah ponsel dengan layar 5,5″: tidak terlalu lebar karena hanya 2,99 inci (76mm) dan ketebalan agak tipis yaitu 7.8mm. Berat ponsel setelah ditimbang adalah 169g, tidak terlalu berat atau terlalu ringan untuk sebuah ponsel ukuran ini.

tampilan samsung galaxy J7 2016

Layar

Layar 5,5″ 720 x 1280 pixel tidak terlalu tajam, dan warnanya sedikit pudar, tapi kejutan besarnya adalah bahwa tidak ada sensor ambient light (sensor cahaya)! Ayolah, Samsung!

 samsung galaxy J7 2016

Galaxy J7 2016 5,5 inci Super AMOLED dengan resolusi 720 x 1280 piksel. Dengan kerapatan 267 ppi (pixel per inci), yang dalam istilah sederhana berarti bahwa pada layar ini Kamu dapat melihat  sedikit pixelization dan layar tidak akan terlihat setajam pada ponsel yang high-end.

Bagaimana dengan warna? Samsung datang dengan menampilkan AMOLED sebagai pilihan untuk membuat layar lebih rapi. Secara default tampilan ‘Adaptive’ mode memiliki warna yang kurang realistis dan putih kebiruan, menjadikan tampilannya nyaris seperti kartun.

Dengan mengganti setelan layar Samsung AMOLED ke ‘Basic’ mode (Kamu dapat melakukan ini dengan masuk ke Settings – Display – Screen mode), karena ini adalah modus yang paling mendekati dengan standar warna sRGB, standar de facto untuk semua gambar dan video di web dan Android. Namun, Galaxy J7 2016 tidak memiliki warna yang benar-benar seimbang dalam mode ini: warna biru kebanyakan akurat, tapi warna merah dan hijautidak cukup akurat. Warna putih nampak agak sedikit kehijauan di mode ini.

Galaxy J6 2016 juga tidak layarnya tidak cukup terang: di luar ruangan, pada hari yang cerah, Kami merasa sulit untuk membaca konten pada layar dan harus melindungi dengan tangan. Sudut pandang layar yang tidak buruk. Walaupun begitu kecerahan layar dipertahankan pada sudut yang berbeda.

Kami meninggalkan kekecewaan terbesar, namun untuk terakhir: Galaxy J7 2016 tidak memiliki sensor cahaya (light ambient)! Apakah masuk akal? Iya! Ini bukan model ponsel termurah, namun tetap tidak memiliki fitur penting seperti penyesuaian kecerahan otomatis! Selain Kamu harus repot menyesuaikan tingkat kecerahan secara manual, hal ini menyebabkan tingkat kecerahan selalu tinggi, akhirnya daya tahan baterai diambil oleh sesuatu yang tidak perlu. Di situ terdapat “Auto Toggle”, Kita bisa memilih mode “Outdoor” yang akan memaksimalkan tingkat kecerahan layar, dan kemudian akan otomatis kembali seperti semula setelah beberapa saat. Dari penampilan terlihat seperti ada sensor pada bezel atas telepon, tampaknya itu sebuah sensor cahaya (light ambient), tapi pilihan untuk mengaktifkannya tidak tersedia, dan alat diagnostik seperti CPU-Z tampaknya tidak mampu mendeteksi komponen tersebut dengan baik. Sungguh hal yang aneh.

Antar Muka dan Fungsi

Samsung telah menempatkan Android 6.0 terbaru di Galaxy J7 2016 dan itu bagus untuk ponsel dengan harga terjangkau. TouchWiz juga bekerja dengan cukup baik.

Kami terkejut melihat peluncuran Samsung mid-range seri A masih menggunakan Android 5 Lollipop. Untungnya, Galaxy J7 6 tidak mengulangi kesalahan yang sama: Galaxy J7 dilengkapi dengan OS yang lebih up-to-date yaitu Android 6 Marshmallow dengan fitur hemat daya dan peningkatan keamanan.

Tentu saja, karena ini adalah ponsel Samsung, sulit untuk mengatakan Kamu sedang menjalankan Android karena Antar muka (user interface) berupa kustom TouchWiz cukup luas, tapi kali ini tampaknya bekerja cukup baik dan menawarkan beberapa fitur cukup yang berguna. 

Kemudian, ada Flipboard Magazine yang dapat diaktifkan secara default dan terdapat di paling kiri panel pada layar awal. Dibutuhkan waktu singkat untuk memuat, namun Samsung tampaknya telah melakukan beberapa optimasi, sehingga ponsel tidak lagi membeku/lag selama satu atau dua detik ketika sedang memuat, masalah menjengkelkan yang hadir di sei ponsel Galaxy A (2016).

Untuk yang lain, TouchWiz datang dalam warna segarnya yang telah kita lihat di S7 dan S7 Edge dan semua fitur telah diperbaiki yang membuatnya terlihat lebih baik. Tentu saja, Kamu juga dapat meng-customize tampilan menggunakan Tema Samsung

user interface samsung galaxy J7 2016

Kinerja Processor dan Memory

Exynos 7 Octa dengan RAM 2 GB cukup baik untuk memberikan kinerja yang cukup halus.

specification samsung galaxy J7 2016

Samsung Galaxy J7 2016 mungkin bukan yang paling kuat dibandingkan ponsel di luar sana: ponsel ini dilengkapi dengan Samsung Exynos 7 Octa 7870 Chip menampilkan delapan core Cortex A53 hemat daya yang berjalan sampai dengan 1.6GHz, dikawinkan dengan RAM 2GB. Yang penting tentang chip ini adalah bahwa meskipun jelas menjadi prosesor mid-range, chip ini dibuat pada proses manufaktur 14nm dengan non-planar, teknologi FinFET yang biasanya tersedia untuk chip yang lebih tinggi. Ini adalah langkah besar daripada pesaing yang masih menjalankan chip MediaTek yang dibuat pada proses manufaktur yang lebih tua.

Dan chip ini telah melakukan tugasnya dengan baik. Ada sedikit lag dan secara umum terasa halus ketika digunakan sehari-hari.

Core A53 bukanlah top-performers dalam hal kemampuan komputasi, sehingga skor benchmark tidak mencetak skor yang sangat tinggi, tetapi dalam skenario kehidupan nyata, ponsel berhasil melakukannya dengan baik.

Gamer juga harus tahu bahwa ponsel ini dilengkapi dengan GPU Mali-T830, yang merupakan pemain yang agak rata-rata. GPU ini bukanlah monster gaming, tetapi masih dapat menjalankan game yang umum. Lihatlah skor benchmark untuk melihat bagaimana ponsel ini mampu berkompetisi.

Penyimpanan internal datang dengan ukuran 16GB pada Galaxy J7 2016, dimana sekitar 10GB tersedia untuk menyimpan data pengguna. Untungnya, Kamu juga dapat menambahkan kartu microSD hingga 128 GB untuk memperluas penyimpanan

 

benchmark samsung galaxy J7 2016

Internet dan Konektivitas

Konektivitas 4G LTE mendukung semua jaringan besar dan jaringan LTE.

Seperti kebanyakan ponsel Samsung, Galaxy J7 (2016) dilengkapi dengan dua browser pre-loaded: internet samsung galaxy J7 2016built-in Samsung Browser, serta Google Chrome mobile.
Secara default Browser Samsung dapat melakukan pekerjaannya dengan baik, tetapi Google Chrome memiliki kelebihan berupa mampu mensinkronisasi bookmark dan history browser di semua perangkatmu, termasuk desktop dan laptop.

Galaxy J7 2016 mendukung 4G LTE dengan band 1, 3, 5, 7, 8 dan 20 untuk FDD-LTE, dan band 40 untuk TDD- LTE. Ponsel ini memiliki modem LTE kategori 6 dengan kapasitas teoritis hingga  300 Mbps (download)..

Dalam hal konektivitas lain, Kamu juga menemukan WLAN b/g/n, Bluetooth 4.1 dan dukungan NFC.

Kamera

Kamera yang sangat baik: menangkap gambar yang tampak hebat dalam cahaya yang cukup dan sangat cepat ketika dijalankan. Kudos untuk antarmuka kamera yang sangat baik.

samsung-galaxy-j7-2016-review-009-cam

Galaxy J7 2016 dilengkapi kamera belakang 13 megapixel dengan lebar lensa f/1.9  dan di depan kamera selfie 5 megapiksel.

Pengalaman kamera adalah salah satu yang terbaik yang dapat kamu miliki dai ponsel saat ini. Galaxy J7 2016 mendukung shotcut Quick Launch untuk kamera: hanya 2 kali klik pada tombol Home dari kondisi apapun (bahkan ketika ponsel terkunci) dan aplikasi kamera akan segera dimulai dengan cepat. Antarmuka kamera sangat nyaman: memiliki tombol terpisah untuk video dan tombol capture foto, memungkinkan Kamu untuk menghentikan sementara video recording dan menekan tombol untuk beralih antara depan dan kamera belakangkamera depan dan belakang.

Ini perlu dicatat bahwa secara default ponsel menangkap gambar di rasio aspek 4: 3 dengan resolusi 13 megapixel, tetapi Kamu juga bisa menangkap gambar 16: 9 dengan resolusi 9 megapixel.

Kualitas gambar

Kualitas gambar pada Galaxy J7 2016 cukup baik, mengingat harga ponsel.

Ponsel tidak memiliki jangkauan dinamis dari ponsel yang lebih mahal dan kadang-kadang agak lambat ketika menentukan fokus, tetapi untuk semua gambar ternyata sangat menyenangkan, dengan detail yang tajam dan dengan warna yang bagus yang terasa jenuh (tapi yang khas untuk kamera smartphone). Bahkan, kami cukup terkesan dengan gambar berasal dari Galaxy J7 2016.

Kualitas foto meleset dari harapan ketika kondisi rendah cahaya. Gambar sering berubah menjadi kabur dan fokus kadang-kadang meleset dari sasaran. Jika Kamu memegang ponsel dengan stabil dan hati-hati, Kamu masih bisa mendapatkan gambar yang tajam, tapi itu jauh lebih sulit untuk melakukan hal ini. LED flash bawaan cukup kuat, tapi menghasilkan gambar yang mengecewakan, dingin, kehijauan seperti zombie, merusak warna dan kami lebih suka tidak menggunakannya sama sekali.

Kami senang dengan kualitas kamera selfie depan dengan resolusi 5 megapiksel dari Galaxy J7 2016. Dengan menampilkan warna yang sangat menyenangkan, berhasil menangkap kedua warna kulit dengan baik, serta mempertahankan beberapa detail dalam latar belakang. Walaupun dari segi ketajaman masih kurang tapi secara umum dapat dikatakan bagus.

camera samsung galaxy J7 2016

camera speed samsung galaxy J7 2016

Kualitas Video

Ini bukan kejutan bahwa Galaxy J7 2016 belum mampu merekam video resolusi 4K. Paling tidak masih dapat merekam cuplikan pada resolusi 1080p, 30fps dengan bitrate sekitar 17Mbps.

Kualitas video sangat baik untuk sebuah ponsel harga terjangkau: detail tajam dan berlimpah, dan warna yang ditangkap dengan cara yang sangat akurat dan menyenangkan. Paparan disesuaikan dengan baik dan secara bertahap, tanpa melompat tiba-tiba antara eksposur gelap dan terang. Namun, Kita harus tahu bahwa tidak ada stabilisasi sehingga video kadang berubah bergetar.

Kualitas Audio dan Speaker

Loudspeaker terlalu pelan dan audio tidak memiliki kedalaman, serta terdapat suara gemerisik logam.

Ada loudspeaker tunggal yang terletak di bagian belakang ponsel. Ketika Kamu menempatkan Galaxy J7 2016 dengan punggung ponsel di bawah, speaker ini akan diredam dengan mudah, yang merupakan sesuatu yang perlu dipertimbangkan. Kualitas audio melalui loudspeaker terlalu pelan dan kurang terlalu mendalam, ditambah Kami merasa kurang dalam hal kejelasan dan terdapat gemerisik suara logam.

audio benchmark samsung galaxy J7 2016

Daya Tahan Baterai

Daya tahan baterai luar biasa: Galaxy J7 2016 tidak memiliki masalah untuk bertahan sehari penuh, dan bisa menjalankan dua hari penuh dengan rata-rata penggunaan.

Samsung Galaxy J7 2016 dilengkapi dengan baterai 3.300 mAh yang mudah untuk dilepas.baterai samsung galaxy J7 2016

Kami menempatkan telepon melalui uji kebiasaan yang mengukur penggunaan ponsel yang khas dengan layar selalu dihidupkan selama tes. Juga, kita mengatur kecerahan layar pada 200 nits, tingkat yang nyaman untuk melihat dalam ruangan. Jadi berapa lama baterai yang bertahan?

Dengan baterai mampu bertahan hampir 11 jam, ini adalah salah satu ponsel tahan lama yang pernah diuji. Kamu dapat mengharapkan Galaxy J7 2016 untuk dengan mudah bertahan sehari penuh, dan sampai dua hari dengan menggunakan setelan moderat.

Mengingat bahwa baterai 3.300 mAh agak besar, penting untuk mengukur berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai ponsel kembali dari nol sampai 100% dengan charger bawaan. Samsung tidak menyertakan Fast Adaptive Charger andalannya sini. Tetapi charger bawaan masih sedikit lebih cepat dari biasanya dengan output sebesar 7,75 watt. Namun, masih dibutuhkan waktu cukup panjang yaitu dua jam dan 20 menit untuk sepenuhnya mengisi ulang ponsel.

baterai benchmark samsung galaxy J7 2016

Kesimpulan

 samsung galaxy J7 2016Setelah semua telah direview, saatnya untuk menarik garis dan melihat seberapa baik Galaxy J7 2016. Versi ini adalah peningkatan dari segi desain di segmen harga terjangkau, dengan bingkai logam, tetapi penutup belakang terbuat dari plastik terasa murah dan tidak setara bahkan dengan ponsel murah Android yang beredar Cina hari ini. Kurangnya pemindai sidik jari juga cukup mengejutkan. Tampilan pada Galaxy J7 2016 juga sedikit keluar dari harapan: warnanya kurang menarik, dan – yang mengejutkan – tidak memiliki pengaturan auto-brightness. Kualitas audio melalui loudspeaker juga mengecewakan.

Pada catatan yang lebih positif, Galaxy J7 2016 berjalan mulus dan baik, memiliki kamera yang sangat layak yang juga cepat untuk dimulai dan fitur baterai yang luar biasa.

Kemudian, urusan harga: Galaxy J7 2016 dijual Rp 3.415.000 di situs Lazada.

Dari semuanya, rasanya seperti Samsung telah memperbaiki kinerja dan masalah pada ponsel harga terjangkau, tetapi harus melakukan lebih baik dalam hal desain dan harga agak diturunkan agar lebih terjangkau.

Kelebihan

  • Baterai yang mengesankan
  • Kinerja cukup halus
  • Mendukung penyimpanan eksternal melalui kartu microSD
  • Cepat untuk memulai kamera

Kekurangan

  • Tidak ada pemindai sidik jari
  • Plastik kembali terasa murah
  • Agak mahal untuk fitur yang dimenawarkan
  • Tidak ada pilihan video resolusi 4K

Demikian semoga bermanfaat. Terima kasih.

Credit: Victor H (PhoneArena)

Samsung Galaxy J1 2016, Review Lengkap dan Harganya

Samsung Galaxy J1 2016 – Samsung tahun 2016 ini meluncurkan update perangkat entry-level Galaxy J1, tapi dengan harga yang lebih mahal. Samsung sekali lagi sangat tidak murah hati dalam urusan fitur. Sekarang pertanyaanya: Apakah Kamu harus membeli dengan harga lebih mahal  atau melihat produk dari pesaing?

Samsung Galaxy J1 2016, Review Lengkap dan Harganya

review samsung galaxy j1 2016

Sebelumnya  Samsung Galaxy J1  adalah perangkat entry-level yang sangat layak. Untuk harga Rp. 1,300,000.00, Kamu sudah punya smartphone kompak dengan fitur inti yang baik. Model saat ini (2016) jauh lebih mahal yaitu seharga Rp. 1,500,000.00, tapi hanya menawarkan sedikit penambahan memori dan layar sedikit lebih lebar pada pandangan pertama. Namun, Samsung kini juga melengkapi perangkat terkecil dari J-series dengan layar Super AMOLED. Ukuran layar 4.5-inci, sehingga Galaxy J1 masih menjadi salah satu perangkat yang kompak. Samsung juga melipatgandakan memori Galaxy J1 sehingga Kita mendapatkan RAM 1 GB dan penyimpanan internal 8 GB.

Harga Galaxy J1 baru adalah sekitar Rp. 1.500.000,00 sehingga perangkat entry-level ini memiliki banyak saingan. Ini termasuk, misalnya,  LG K7 ,  Honor 4X  dan  Microsoft Lumia 650 . Perbandingan lain yang menarik adalah dengan perangkat Samsung lainnya, karena Kamu sudah bisa mendapatkan  Galaxy J5  edisi lama untuk rentang harga ini,  yang menawarkan lebih banyak fitur. Atau Seharusnya Kamu mendapatkan smartphone yang sedikit lebih mahal dan modern seperti Samsung Galaxy J3  atau  Honor 5C

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy J1 2015

JARINGAN Teknologi GSM / HSPA / LTE
RILIS Dikenalkan 2016, January
Status Tersedia
BODY Dimensi 132.6 x 69.3 x 8.9 mm (5.22 x 2.73 x 0.35 in)
Berat 131 g (4.62 oz)
SIM Single SIM (Micro-SIM) or Dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by)
LAYAR Tipe Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Ukuran 4.5 inches (~62.7% screen-to-body ratio)
Resolusi 480 x 800 pixels (~207 ppi pixel density)
Multitouch Yes
PLATFORM OS Android OS, v5.1.1 (Lollipop)
Chipset Exynos 3475
CPU Quad-core 1.3 GHz Cortex-A7
GPU Mali T720
MEMORI Slot Kartu SD microSD, up to 128 GB
Internal 8 GB, 1 GB RAM
KAMERA Primer 5 MP, f/2.2, autofocus, LED flash
Fitur Geo-tagging, touch focus, face detection
Video 720p@30fps
Sekunder 2 MP, f/2.2
KOMUNIKASI WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth v4.1, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS
Radio FM radio, RDS, recording
USB microUSB v2.0
FITUR Sensor Accelerometer, proximity
Perpesanan SMS, MMS, Email, Push Mail, IM
Browser HTML
Java No
MP4/H.264 player
– MP3/WAV/eAAC+/Flac player
– Photo/video editor
– Document viewer
BATERAI Removable Li-Ion 2050 mAh battery
WARNA White, Black, Gold
HARGA Rp. 1,500,000.00

 

Body

Karena layar yang lebih besar, Galaxy J1 baru juga sedikit lebih besar. Walaupun demikian, perangkat ini masih masuk dalam smartphone kompak karena perbandingan unkurannya 13,2 x 6,9 cm. Desain juga berbeda dari  pendahulunya . Samsung kini menggunakan desain yang sama tahun ini, misalnya pada Galaxy J1 dan Galaxy J3 yang terlihat hampir identik kecuali untuk dimensi. casing Galaxy J1 terbuat dari bahan plastik yang sangat sederhana dengan bingkai berwarna silver dan penutup belakang yang bisa dilepas. Sudut dan tepi yang sedikit bulat untuk memudahkan ketika digenggam. Model ini cukup enak ketika dipegang dan masih dapat dioperasikan dengan nyaman dengan satu tangan.

Dalam hal stabilitas dan manfaat perangkat dari dimensi yang ringkas, tidak ada yang bisa banyak dikritik di sini, karena kita tidak bisa melihat masalah kecuali untuk beberapa suara berdecit ketika kita mencoba untuk memutar handset. Penutup belakang bisa dilepas dan baterai dapat diganti, slot microSD posisinya sudah tepat. Yang jelas kita perlu melepas baterai baru bisa mengganti microSD.

review samsung galaxy j1 2016 depan

Samsung Galaxy J1 2016 Tampak Depan

review samsung galaxy j1 2016 belakang

Samsung Galaxy J1 2016 Tampak Belakang

Konektivitas

Samsung melengkapi Galaxy J1 dengan SoC quad-core, RAM 1 GB dan internal memori 8 GB sehingga model 2016 lebih unggul dari pada pendahulunya (512 MB/ 4GB). Setelah setup awal, Kamu hanya dapat menggunakan ruang sekitar 4,3 GB, tetapi akan berkurang lagi menjadi 3,4 GB yang dapat digunakan setelah semua aplikasi bawaan diperbarui. Oleh karena itu disarankan untuk menggunakan kartu microSD untuk memperluas penyimpanan. Kamu dapat menggunakan kartu dengan kapasitas hingga 128 GB dan aplikasi yang kompatibel juga dapat ditransfer ke kartu.

Port Micro-USB 2.0 sayangnya tidak mendukung USB-OTG atau MHL, namun Samsung setidaknya menambahkan NFC pada Galaxy J1 (2016). Koneksi dengan perangkat lain juga dapat dilakukan melalui Bluetooth 4.1 dan Wi-Fi Direct. Kamu masih dapat menggunakan radio FM, yang bekerja dengan cara dikombinasikan dengan headset. Kualitas headset yang disertakan masih belum cukup baik.

review samsung galaxy j1 2016 bawah

Samsung Galaxy J1 2016 Tampak Bawah

review samsung galaxy j1 2016 samping kiri

Samsung Galaxy J1 2016 Tampak Samping Kanan

review samsung galaxy j1 2016 atas

Samsung Galaxy J1 2016 Tampak Atas

review samsung galaxy j1 2016 samping kanan

Samsung Galaxy J1 2016 Tampak Samping Kiri

Software

Samsung Galaxy J1 masih bertahan dengan Android 5.1.1 Lollipop. Saat ini belum ada informasi tentang update ke Android 6 Marshmallow, tapi itu cukup mustahil. Samsung juga menggunakan antarmuka TouchWiz  buatan sendiri.

Pengguna mendapatkan aplikasi biasa preloaded dari Google dan aplikasi tool dari Samsung, termasuk kalender (S Planner), Galaxy App Store dan juga Smart Manager, yang memberikan akses cepat ke fungsi-fungsi penting seperti pengaturan keamanan atau baterai. Galaxy J1 (2016) bebas bloatware yang tidak diperlukan.

review samsung galaxy j1 2016 app  review samsung galaxy j1 2016 app
review samsung galaxy j1 2016 app  review samsung galaxy j1 2016 app

Komunikasi & GPS

Bertentangan dengan  Galaxy J1 yang lama , model baru sekarang juga mendukung koneksi LTE (Cat.4) dengan kecepatan transfer hingga 150/50 Mbps (downstream, upstream). Samsung menawarkan Galaxy J1 dalam dua versi yaitu single SIM dan dual-SIM dengan sebutan Galaxy J1 (2016) Duos.

Tidak ada yang berubah dalam hal kemampuan jaringan nirkabel, karena Kamu masih terbatas pada standar 802.11 b/g/n di jaringan 2,4 GHz. Dalam pengujian menggunakan dua router ASUS RT-AC56U dan Fritz! Box 7490, namun smartphone yang sering menunjukkan sinyal Wi-Fi lemah dibandingkan dengan smartphone lainnya. Secara suyektif, kinerja untuk download dan browsing web masih layak.

Samsung Galaxy J1 dapat menemukan posisi melalui GPS dan GLONASS. Handset dapat menemukan lokasi ketika di dalam ruangan, setidaknya ketika Kamudekat dengan jendela. Namun, akurasi tidak terlalu baik karena sampai 24 meter. Pengujian di luar ruangan menunjukkan hasil yang lebih baik, di mana akurasi mencapai 8 meter setelah sekitar 20 detik.

Kamera

Kamera tidak berubah dibandingkan dengan pendahulunya . Samsung masih menggunakan sensor 2 MP di bagian depan, dan hasilnya buram bahkan di bawah kondisi pencahayaan yang baik. Kamera ini jelas tidak cocok untuk selfie yang baik. Kamu tidak harus menggunakan kamera depan untuk merekam video, karena resolusi terbatas pada VGA (640×480 piksel).

Di bagian belakang sekali lagi terdapat kamera 5 MP (f / 2.2), yang didukung oleh lampu LED flash dan autofocus. Kamera ini cukup untuk snapshot dalam kondisi pencahayaan yang baik, tetapi Kamu akan melihat resolusi yang relatif rendah ketika memperbesar gambar dan warna terlihat sedikit pucat. Ini juga berlaku untuk situasi cahaya rendah (Scene 3), namun Kamu masih dapat melihat semua detail gambar. Video dapat direkam dalam resolusi HD pada 30 frame per detik. Sensor juga dapat menangani gerakan cepat dan kualitas keseluruhan oke lah.

Aplikasi kamera mudah digunakan dan menawarkan modus Pro, di mana Kamu dapat menyesuaikan banyak pengaturan. Secara keseluruhan, Samsung kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kamera dari Galaxy J1 baru.

review samsung galaxy j1 2016 camera  review samsung galaxy j1 2016 camera

Layar

Mungkin perbedaan terbesar dibandingkan dengan  pendahulunya adalah layar, karena bukan layar IPS normal, Samsung menggunakan layar Super AMOLED untuk model baru. Ukuran itu juga sedikit lebih besar, dari 4,3 inchi menjadi 4,5 inchi, namun resolusi yang sayangnya masih cukup rendah hanya 800×480 piksel (WVGA). Oleh karena itu kepadatan pixel hanya 207 PPI. Ketajaman masih oke, tetapi Kamu dapat dengan jelas melihat perbedaan dibandingkan dengan resolusi layar yang lebih tinggi.

Layar juga bisa mengalahkan pendahulunya dan banyak saingan dalam pengukuran kami. Kita bisa mengukur pencahayaan maksimum 319 cd / m² (303 cd / m² rata-rata, distribusi kecerahan 91%) pada gambar putih bersih. Galaxy J1 juga memiliki mode luar ruangan khusus, di mana pencahayaan meningkat ke besar 552 cd / m² untuk jangka waktu terbatas (hingga 15 menit). Berkat nilai hitam 0,0 cd / m², rasio kontras sangat tinggi.

 

review samsung galaxy j1 2016 outdoor

Samsung Galaxy J1 2016 Layar Outdoor

review samsung galaxy j1 2016 sudut

Samsung Galaxy J1 2016 Kemiringan Layar

Performa

Sementara  Samsung Galaxy J1 lama  dilengkapi dengan dual-core SoC, Samsung Galaxy J1 model baru ditanamkan quad-core  Exynos 3475 . SoC ini terdiri dari empat core Cortex-A7 (32-bit) serta GPU ARM  Mali -T720 . Kinerja memang tergolong low mainstream, tetapi hasilnya tidak terlalu buruk dengan handset sekelasnya. Pendahulunya lemah di multi benchmark dan perbedaan dengan Galaxy J3  umumnya tidak begitu besar.

Berikut ditampilkan hasil pengujian dengan beberapa aplikasi benchmark:

  • AnTuTu benchmark v6 mencetak skor 19.253 Poin
  • Octane V2 mencetak skor 2323 poin

Gaming

Galaxy J1 bukanlah smartphone sempurna untuk bermain game. Dalam memainkan Asphalt 8, nampak performa yang rendah dan  waktu tunggu yang sangat lama serta layar yang relatif kecil. Asphalt 8: Airborne tidak berjalan lancar bahkan dengan detail rendah, dan kita hanya bisa mengatur pengaturan grafis ke medium dalam game Dead Trigger 2 , titu pun tidak mulus dengan pengaturan ini. Masalah lain adalah memori internal kecil yang membuat sulit untuk menginstal game yang lebih besar. Oleh karena itu Kamu harus fokus pada game yang sederhana. Sensor bekerja baik selama pengujian.

 review samsung galaxy j1 2016 gaming  review samsung galaxy j1 2016 gaming

Konsumsi Daya

Berkat layar AMOLED kecil, resolusi yang relatif rendah serta kinerja rendah, Samsung Galaxy J1 termasuk perangkat yang paling hemat. Pengukuran menunjukkan dengan mengapa modus luar ruangan yang sangat cerah hanya tersedia untuk waktu yang terbatas (15 menit), karena konsumsi daya ketika stand by meningkat dari 1,17 watt ke 2,84 watt. Penggunaan dalam jangka panjang akan merusak runtime baterai secara signifikan. Tersedia charger dengan daya 5-Watt sehingga tidak ada masalah dengan konsumsi daya maksimum sekitar 3 Watt (mode luar ruangan: ~ 4.6 Watts). Mengisi sampai baterai sampai penuh memakan waktu sekitar 2,5 jam saat perangkat dihidupkan.

Ketahanan Baterai

Samsung juga menggunakan casing sedikit lebih besar pada Galaxy J1 baru untuk sedikit meningkatkan kapasitas baterai. Kapasitas sebelumnya7 Wh, sekarang baterai diganti dengan kapasitas 7,9 Wh (2050 mAh). Meskipun beberapa kompetitor memiliki modul baterai lebih besar, Galaxy J1 baru tetap tidak memiliki masalah karena konsumsi daya yang rendah.

Tes WLAN dengan kecerahan disesuaikan ke 150 nits, Galaxy J1 baru dapat berjalan selama hampir 9 jam. Ini merupakan hasil yang sangat baik dan jelas hanya dapat dikalahkan oleh Galaxy J1 (2015). Bahkan yang lebih baik adalah stamina selama pemutaran video (150 nits), karena pengujian video loop Big Buck Bunny (H.264, Full HD) handset dapat berjalan selama lebih dari 12 jam.

Kesimpulan

Samsung Galaxy J1 model tahun 2016 meninggalkan kesan agak campur aduk dalam review ini. Samsung memberi peningkatan perangkat entry-level ini di beberapa titik. Ini jelas termasuk layar Super AMOLED, yang dapat memberi keyakinan pada tiap sisi kecuali untuk resolusi rendahnya. Samsung juga memperbaiki kinerja dan fitur, karena mendapatkan SoC quad-core, LTE, dan bahkan NFC.

Galaxy J1 (2016) masih merupakan perangkat entry-level yang dapat dilihat dari kamera. Samsung masih menggunakan modul dari pendahulunya, mungkin untuk menjaga jarak dengan  Galaxy J3 . Hal ini membawa kita ke masalah terbesar dari Galaxy J1 baru yakni masalah harga. Rp. 1,500,000.00 menurutku terlalu tinggi untuk perangkat ini.

review samsung galaxy j1 2016

Kelebihan Samsung Galaxy J1 2016

  • Casing yang kokoh dan kompak
  • Layar Super AMOLED baik
  • Baterai bisa diganti
  • Kinerja baterai yang tahan lama
  • LTE & NFC

Kekurangan Samsung Galaxy J1 2016

  • Pada umumnya kinerja lambat
  • Tidak ada sensor cahaya ambient
  • Tombol Android tidak menyala
  • Resolusi layar rendah
  • Tidak ada perbaikan dari sisi kamera
  • Masih di Android 5.1.1
  • Tidak mendukung WLAN 5 GHz

Demikian review ini semoga bermanfaat. Terima kasih.

Samsung Galaxy J5 2016, Review Lengkap dan Harganya

Samsung di tahun ini merilis smartphone Samsung Galaxy J5 versi 2016. Perubahan besar ada pada frame yang sebelumnya terbuat dari plastik sekarang terbuat dari metal dan sedangkan sebagian besar isinya sama dengan versi sebelumnya. Apakah perubahan ini Samsung akan berhasil meng-update Galaxy J5?

Samsung Galaxy J5 2016, Review Lengkap dan Harganya

review samsung galaxy j5

Berbeda dengan versi sebelumnya yang terbuat dari polikarbonat, kali ini bezel yang terbuat dari logam menambah kesal kokoh dan elegan saat menyentuh Galaxy J5. Tersedia dalam tiga warna, baterai lebih kuat dan layar yang agak lebih besar turut menjadi pembeda antara versi terbaru dengan versi sebelumnya. Harga resminya juga lebih mahal: Rp3.099.000,- bisa dikatakan tidak murah. Dalam review ini akan melihat apakah Galaxy J5 cukup layak bertanding di pasar mid-range.

Kompetisi bisa terjadi dalam hal apapun: misalkan seberapa besar perbedaan harga dengan seri diatasnya (Galaxy A5), atau dengan si mantan (Galaxy J5 versi sebelumnya) atau potongan harga Honor X5 juga menjadi musuh yang serius, serta Acer Liquid Z630S dan LG K10 yang juga ingin mengambil perhatian pasar.

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy J5

JARINGAN Teknologi GSM / HSPA / LTE
RILIS Dikenalkan Maret 2016
Status Tersedia
FRAME Dimensi 145.8 x 72.3 x 8.1 mm (5.74 x 2.85 x 0.32 in)
Berat 159 g (5.61 oz)
SIM Single SIM (Micro-SIM) or Dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by)
LAYAR Tipe Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Ukuran 5.2 inches (~70.7% screen-to-body ratio)
Resolusi 720 x 1280 pixels (~282 ppi pixel density)
Multitouch Ya, sampai 5 jari
PLATFORM OS Android OS, v6.0.1 (Marshmallow)
Chipset Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410
CPU Quad-core 1.4 GHz Cortex-A53
GPU Adreno 306
MEMORY Slot Kartu microSD, up to 256 GB (dedicated slot)
Internal 16 GB, 2 GB RAM
KAMERA Primer 13 MP, f/1.9, 28mm, autofocus, LED flash, check quality
Fitur Geo-tagging, touch focus, face detection
Video 1080p @30fps
Sekunder 5 MP, f/1.9, LED flash
KOMUNIKASI WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth v4.1, A2DP
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS/ BDS
NFC Ya
Radio FM radio, RDS, recording
USB microUSB v2.0, USB On-The-Go
FITUR Sensor Accelerometer, proximity
Perpesanan SMS, MMS, Email, Push Mail, IM
Browser HTML5
Java No
– ANT+ support
– MP4/WMV/H.264 player
– MP3/WAV/WMA/eAAC+/FLAC player
– Photo/video editor
– Document viewer
BATERAI Li-Ion 3100 mAh battery (dapat dilepas)
WARNA White, Black, Gold, Rose Gold
BATERAI Li-Ion 3100 mAh battery (dapat dilepas)
HARGA Rp3.099.000,-

 

Frame

Samsung Galaxy J5 memulai debutnya di tahun 2016 dengan beberapa peningkatan: bezel yang terbuat dari logam asli, bagian tepinya telah dipoles dan back cover lembut. Walau demikian back covernya tetap bisa dilepas untuk mengganti baterai. Dibandingkan pendahulunya, bagian casing tampak lebih besar namun ukuran layar tetap sama 5,2 inchi. Dengan ukuran layar itu membuat casingnya tampak kompak.

Galaxy J5 ternyata lebih berat daripada handset lain yang ukuran layarnya lebih besar 5,5 inchi dan juga lebih berat dari pendahulunya dengan berat 159 g. Penambahan berat ini dapat diartikan pertanda kualitas. Secara umum handset ini beratnya masih wajar untuk digunakan sehari-hari.

Casing tampak sangat padat, penggunaan bezel logam terbayar di sini. Desain layar AMOLED juga tahan terhadap tekanan.

review samsung galaxy j5 belakang

Galaxy J5 Tampak Belakang

review samsung galaxy j5 depan

Galaxy J5 Tampak Depan

review samsung galaxy j5 belakang2

Galaxy J5 Tampak Kamera, Speaker, Flash LED

review samsung galaxy j5 depan2

Galaxy J5 Tampak LED Flash Depan

Konektifitas

Koneksi fisik standar terpasang pada handset ini seperti port micro-USB 2.0 dan sebuah jack headset 3,5 mm. Bagi yang memiliki perangkat penyimpanan eksternal seperti flashdisk dapat dihubungkan ke port USB (USB on-the-go). Fitur NFC juga terpasang sebagai pilihan koneksi nirkabel. Pemancar inframerah yang sering dipasang Samsung  untuk menjadikan perangkat sebagai remote control tidak ditemukan dalam Galaxy J5. Pemindai sidik jari juga tidak ditemukan pada Galaxy J5.

Penyimpanan internal sebesar 16GB merupakan perbaikan atas si mantan (Galaxy J5) yang internalnya hanya 8 GB. Samsung Galaxy J5 (2016) mendukung kartu SD eksternal hingga 128 GB dan aplikasi dapat dipindahkan ke kartu SD.

review samsung galaxy j5 samping

Galaxy J5 Tampak Samping Kanan

review samsung galaxy j5 samping

Galaxy J5 Tampak Samping Kiri

review samsung galaxy j5 atas

Galaxy J5 Tampak Atas

review samsung galaxy j5 bawah

Galaxy J5 Tampak Samping Bawah

Software

Masuk ke sisi sistem operasi Android, Galaxy J5 (2016) sudah menggunakan Android 6.0.1 (Marshmallow). Selain terlihat lebih homogen, versi Android ini memberikan kelebihan dalam hal keamanan dan opsi membatasi izin aplikasi.

Antarmuka Touch Wiz Samsung juga digunakan pada handset ini. Perubahan yang tampak adalah terlihat agak lebih lembut (logo dengan ujung membulat, tombol juga membulat) dan daftar pengaturan juga telah disusun ulang. Jika layar digesek ke kiri akan membuka “Briefing”, agregator berita yang menampilkan semua hal penting.

Samsung juga telah menyertakan “S Planner” sebagai pengganti kalender, aplikasi kebugaran “S Health”, Microsoft Office Suite serta “OneCloud” dan “Skype”. Selain itu, link langsung ke “Google Play Music” juga disertakan.

review samsung galaxy j5 bawah  review samsung galaxy j5 bawah  review samsung galaxy j5 breafing

 

Komunikasi & GPS

Sebuah micro-SIM diperlukan untuk menghubungkan Galaxy J5 (2016) ke jaringan seluler. Dengan empat GPRS, empat UMTS dan lima LTE frekuensi sesuai untuk penggunaan internasional. Penerimaan jaringan lokal baik dan kecepatan maksimum internet menggunakan data seluler 150 MBit per detik untuk download dan 50 MBit per detik untuk upload.

Telah mendukung standar Wi-Fi 802.11 b/g/n dan seharusnya cukup memadai bagi sebagian besar pengguna. Karena standar 802.11 a tidak didukung maka tidak mungkin untuk menggunakan jaringan 5 GHz. Penerimaan data melalui Wi-Fi juga cukup baik.

Meskipun modul GPS menemukan beberapa satelit ketika di dalam ruangan, kekuatan sinyal tidak cukup kuat untuk menentukan posisi akurat. Dibutuhkan beberapa saat digunakan di luar ruangan, ditemukan satelit yang cukup untuk melacak posisi dengan akurasi empat meter (~ 13 ft). Dengan demikian, Galaxy J5 tidak cukup terdepan dalam hal akurasi lokasi dan kecepatan mengunci lokasi, tetapi masih layak digunakan.

review samsung galaxy j5 gps  review samsung galaxy j5 gps

Kamera

Samsung Galaxy J5 (2016) dapat dikatakan standar dalam urusan resolusi kamera dengan kamera 13 megapiksel di bagian belakang dan kamera 5 megapiksel di bagian depan. Tidak banyak yang berubah di sini jika dibandingkan dengan pendahulunya. Yang membedakan hanya ada sebuah LED flash juga dipasang di bagian depan.

Foto yang diambil dengan kamera belakang terlihat kurang baik dalam hal pencahayaan dan menunjukkan kontras terang-gelap yang besar. Ketika mengambil gambar pada ruangan yang kurang cahaya hasilnya akan terlihat kabur dan tiak fokus. Hal ini menunjukkan kualitas kamera yang biasa-biasa saja.

Video dapat direkam dalam 1080p pada 30 frame per detik. Kualitas yang lumayan, tetapi video kadang-kadang tampak agak gelap.

Kamera depan memiliki resolusi 5 megapiksel. Selain modus selfie khusus dengan face detection, mode untuk groufies juga tersedia. Kualitas gambar cukup untuk selfie, dan secara keseluruhan relatif tajam. LED flash yang terpasang memungkinkan mengambil foto selfie bahkan dalam lingkungan cahaya rendah.

review samsung galaxy j5 photo

Hasil Photo Galaxy J5

review samsung galaxy j5 photo

Hasil Photo Galaxy J5 – Low Light

Layar

Samsung terkenal dengan panel Super AMOLED yang menampilkan warna hitam mutlak. Ini secara teori menghasilkan kontras yang jauh lebih tinggi dan warna-warna cerah. Galaxy J5 (2016) memiliki layar Super AMOLED dengan resolusi standar 1280×720 piksel.

Pada pandangan pertama, panel AMOLED masih memiliki kelemahan yang jelas dalam urusan tingkat kecerahan, dan Galaxy J5 juga hanya mampu menampilkan tingkat kecerahan tertinggi 299 cd/m². Namun, tingkat kecerahan dapat dinaikkan lagi dengan tombol “Outdoor”, dan kemudian mencapai hingga 550 cd/m². Pencahayaan dengan konsistensi 96% tergolong sangat baik, dan bahkan area warna yang luas dapat diterangi sangat merata.

Layar yang mengkilap tentu masalah besar untuk penggunaan di luar ruangan hampir di semua smartphone. Namun, ini dapat diatasi dengan kecerahan layar yang cukup. Berterimakasihlah pada fitur “Outdoor” yang meningkatkan kecerahan tinggi selama 15 menit. Tentu ini mempengaruhi kehidupandaya tahan baterai dan penggunaan berlebihan yang juga bisa mengurangi umur dari layar OLED.

Panel AMOLED memiliki keuntungan lebih yaitu dapat dilihat dari semua sudut dengan hampir tidak kehilangan warna atau penyimpangan kecerahan. Ini juga terjadi di Samsung Galaxy J5 (2016).

review samsung galaxy j5 display

Layar Galaxy J5 Outdoor

review samsung galaxy j5 display

Layar Galaxy J5 Dari Berbagai Sudut

Performa

Samsung Galaxy J5 2016 menggunakan SoC yang sama dengan pendahulunya yaitu  Qualcomm Snapdragon 410 MSM8916 . Namun, clock frekuensinya ditingkatkan sedikit menjadi 1,4 GHz dan RAM-nya juga ditambah 500 MB menjadi 2 GB. Meskipun termasuk SoC mid-range kelas bawah yang sudah berusia dua tahun, namun cukup kuat untuk sebagian besar tugas-tugas rutin. Setidaknya Kita tidak melihat ada lag apapun, dan aplikasi yang dijalankan cukup cepat.

Galaxy J5 (2016) juga memimpin benchmark atas  pendahulunya,  mungkin karena modifikasi yang disebutkan di atas yaitu pada frekuensi dan RAM . Dalam review ini setara dengan  LG K10 .

Dari sisi grafis, Galaxy J5 (2016) menggunakan  Qualcomm Adreno 306 yang juga ditemukan di  pendahulunya . Hal ini juga setara dengan  K10 LG  karena unit grafis juga sama.

Berikut ditampilkan hasil pengujian menggunakan beberapa aplikasi benchmark:

  1. AnTuTu benchmark v6 memperoleh skor 27.232 Poin.
  2. Octane V2 memperoleh skor 2730 poin

 

Gaming

Pengujian menggunakan game “Aspalt 8” dengan seting maksimum hanya menghasilkan 16 fps dan ini tentu menjadikan gameplay-nya tidak halus. Kalau untuk game yang ber-genre lari, frame rate yang diperoleh dapat dikatakan cukup. Hal ini dapat disebabkan karena handset sudah mencapai batas maksimal kinerjanya.

Pada game ber-genre First-Person-Shooter “Dead Trigger 2” diperoleh rata-rata 30 fps. Dengan frame rate tersebut memainkan game akan terasa lancar tanpa lag.

Kontrol melalui touchscreen dan posisi sensor berfungsi tanpa cela dan tanpa putus.

Kontrol game menggunakan layar sentuh dan sensor posisi berjalan baik ketika memainkan game tanpa ada tanda lag atau putus.

review samsung galaxy j5 Gaming

Aspalt 8 lancar dimainkan tapi hanya 16 fps

review samsung galaxy j5 Gaming

Dead Trigger 2 Lancar dimainkan dengan frame cukup, 30 fps

Konsumsi Daya

Samsung Galaxy J5 (2016) tidak menggunakani daya apapun ketika dimatikan, dan hanya menggunakan 0,12 watt dalam mode siaga. Secara keseluruhan, penggunaan daya lebih rendah dari yang pendahulunya . Bahkan, itu benar-benar hemat jika dibandingkan dengan perangkat lain. Penggunaan daya maksimum 3,1 watt, saat dalam mode siaga seringnya mengkonsumsi 1,51 watt. Ini semua benar-benar baik dan rendah. Sekitar 3 jam yang dibutuhkan untuk pengisian daya baterai dari kosong sampai penuh.

Ketahanan Baterai

Baterai telah berkembang jauh dibandingkan dengan tahun lalu  Samsung Galaxy J5 versi tahun lalu. Galaxy J5 (2016) menggunakan kapasitas baterai yang lebih besar dan tentunya turut menjadikan Galaxy J5 (2016) lebih berat. Baterai ini dapat menyediakan 11,94 watt jam.

Kesimpulan

Sangat mudah untuk menjawab pertanyaan apakah update dari Samsung Galaxy J5 telah berhasil: Ya.

Casing logam memberikan kesan berkualitas tinggi dan terlihat lebih modern daripada casing kuno pendahulunya. Kamera menghadap ke depan telah ditingkatkan dengan adaya LED flash, kapasitas memori internal dan RAM telah meningkat dan prosesor yang lebih cepat. Spesifikasi panel AMOLED dan baterai yang bisa dilepas masih dipertahankan. Selain itu, daya tahan baterai yang sekarang jauh lebih lama.

Ada beberapa catatan yang perlu ditandai dari Galaxy J5: Tingkat transmisi Wi-Fi yang sangat rendah, handset relatif berat dan kamera foto terlihat gelap dan agak pudar.

Kelebihan Samsung Galaxy J5 2016

  • Layar kontras tinggi AMOLED
  • Bezel logam
  • Sistem operasi modern
  • Layak kualitas penerimaan
  • LED flash di bagian depan
  • Konsumsi daya yang rendah
  • Baterai yang sangat baik

Kekurangan Samsung Galaxy J5 2016

  • Relatif berat
  • Throughput WiFi lambat
  • Kualitas suara yang buruk
  • Hasil kamera pucat dan kadang-kadang kabur
  • Tidak ada sensor cahaya ambient

Demikian semoga review ini bermanfaat. Terima Kasih.

Credit: Florian Wimmer